Weather (state,county)

Highlight

Edin Dzeko Belajar dari Francesco Totti

 

Edin Dzeko saat memimpin Roma. Foto: Istimewa.

Roma Kita – Edin Dzeko kembali ke Serie A. Setelah menjalani petualangan di Turki bersama Fenerbahce pemain asal Bosnia Herzegovina tersebut “pulang” ke Italia. Namun bukan Roma tujuannya kali ini, melainkan La Viola Fiorentina.

Edin Dzeko merupakan penyerang tajam yang pernah menjadi top skor di kompetisi Serie A, BundesLiga dan UEL. Meski begitu kepulangan Dzeko ke Italia kali ini dalam kondisi yang sedikit berbeda, yaitu usia yang sudah terlalu tinggi untuk para pesepak bola profesional. Ya, Dzeko sudah menginjak usia 39 tahun.

Ketika ditanya perihal gantung sepatu, Dzeko menjawabnya dengan penuh ketidak pastian. Dirinya pun mengaku belajar dari rekan setimnya di Roma kala itu, Francesco Totti. “Francesco (Totti), kini saya mengerti sekarang. Meninggalkan apa yang telah menjadi bagian hidup Anda selama lebih dari dua puluh tahun bukanlah hal yang mudah. Dari latihan, retret, rekan satu tim, pertandingan di stadion-stadion terindah di dunia, itu sungguh menyakitkan, itu membuat kondisi saya tidak stabil”, tutur Dzeko kepada Corriere dello Sport (8/20).

Dzeko sendiri belum menentukan kapan dirinya akan pensiun. Dirinya masih menimbang-nimbang. “Saya ingin mengambil keputusan dengan pola pikir yang tepat. Ketika saya harus pensiun maka saya akan beristirahat. Saya masih merasa jauh dari hari itu dan saya bangga menyatakan ini”, tegasnya.

Dzeko sadar kondisi fisiknya sudah jauh berbeda. Meski begitu sang bomber veteran optimis mampu tampil impresif bersama Fiorentina. “Saya tahu saya tidak bisa lagi bermain di setiap pertandingan. Masa pemulihan hari ini berbeda dengan saat saya berusia dua puluh tahunan. Tapi saya masih punya banyak hal yang bisa dipersembahkan kepada Fiorentina”, tutup Dzeko.    

(OTK)

Tidak ada komentar